Berani Keluar dari Zona Nyaman

  • 9 October 2017
  • adminweb
Berani Keluar dari Zona Nyaman

Pada dasarnya manusia menyukai kestabilan hidup. Jika diminta memilih, mayoritas manusia akan memilih hidup dengan keamanan dan kenyamanan yang pasti. Namun sayangnya, justru seringkali kenyataan hidup tidak demikian. Manusia mengalami hidup yang penuh dengan perubahan, penuh dengan tekanan, dan memaksa untuk keluar dari zona nyaman. Demikian juga kita sebagai orang Kristen. Kita tidak kebal terhadap kesulitan dan tekanan hidup yang seringkali memaksa untuk keluar dari zona nyaman. Namun yang menjadi pembeda antara orang Kristen dengan yang tidak adalah orang Kristen berani keluar dari zona nyaman karena Tuhan beserta mereka.

 

Yosua 1:9 bercerita tentang awal dari perjalanan kisah Yosua menjadi seorang pemimpin. Dari seorang yang dulunya menjadi asisten pribadi Musa, dimana ia hidup dalam keamanan dan kenyamanan, sekarang ia diminta menjadi pemimpin seluruh umat. Ia tentu tahu bagaimana pergumulan Musa memimpin bangsa Israel yang dikatakan tegar tengkuk itu. Jika Yosua dulu berlindung dalam kepemimpinan Musa, maka sekarang ia harus menghadapi segala sesuatu yang dahulu dihadapi oleh Musa. Hidupnya tidak sama seperti dulu. Kalau dulu Musa yang bersusah payah, ia hanya duduk diam menunggu hasilnya. Sekarang, Tuhan memintanya untuk menggantikan Musa dan membawa umat Israel memasuki tanah Kanaan, berperang dengan bangsa-bangsa di sekitarnya. Tentu tidaklah mudah! Namun di tengah-tengah pergumulannya keluar dari zona nyaman untuk menjadi pemimpin, Tuhan menguatkannya. Tuhan berkata: "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu. . . Sebab Tuhan menyertai engkau." Ini adalah janji-Nya kepada Yosua agar keluar dari zona nyaman dan menjadi pemimpin bagi bangsanya. Di masa-masa Yosua keluar dari zona nyaman, Tuhan menyertainya.

 

Kisah Yosua harusnya menginspirasi kita untuk keluar dari zona nyaman. Memang, kita mendambakan keamanan dan kenyamanan, namun terkadang Tuhan meminta kita untuk meninggalkan semua itu untuk sesuatu yang lebih besar dan lebih baik. Mestinya kita sebagai orang Kristen tidak takut karena sama seperti Tuhan menyertai Yosua, Ia juga beserta dengan kita! Mari berani keluar dari zona nyaman!

 

Penyertaan Tuhan memberikan kita keberanian
Untuk melangkah keluar dari zona nyaman

 

 

-Tim Kerohanian-

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
CAPTCHA
This question is for testing whether or not you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.